Kisah-kisah Berhala Musyrikin Jahiliyyah

Adik-adik, bila kita mendengar kata “musyrikin jahiliyyah”, akan terlintas pada benak kita, bahwa mereka adalah orang-orang yang menyembah atau mengibadahi batu-batu, sebagaimana yang dilakukan sebagian penganut agama sekarang. Dan hanya itulah yang dianggap sebagai perbuatan syirik.

Namun benarkah hal itu?

Ternyata tidak! Ternyata berhala-berhala yang mereka sembah itu beraneka ragam bentuknya.

Ada yang berupa kuburan orang shalih…

Ada yang berupa patung orang shalih…

Ada yang memang berupa batu…

Bahkan ada patung orang yang berbuat dosa…

Dan masih ada bentuk yang lain lagi.

Di buku ini kalian akan mengetahui Insya Allah bagaimana mereka terseret kepada penyembahan berhala.

Kemudian ‘menyembah’ atau ‘mengibadahi’ itu tidak hanya berupa sujud atau mengadakan persembahan kepada berhala-berhala itu. Namun juga bisa berupa ibadah atau persembahan dalam hati, seperti berharap, tawakal, takut dan lainnya.

Oleh karena itu, kalian juga akan bisa mengetahui apa bentuk ibadah mereka kepada berhala-berhala itu. Sehingga dengan itu, kita tidak meniru perbuatan mereka “menyembah berhala”. Baik berhala apapun bentuknya. Dan baik ibadah apapun. Sehingga kita menyerahkan ibadah hanya kepada Allah saja. Sehingga kita termasuk orang-orang Islam yang mengesakan Allah dalam ibadah. Atau disebut sebagai ahli tauhid. Harapannya kita tidak termasuk orang-orang musyrik yang menyekutukan Allah dalam ibadah, sehingga kita bisa selamat dari adzab neraka yang kekal. Wallahu a’lam.

Description

Judul Buku: Kisah-kisah
Berhala Musyrikin Jahiliyyah
Penyusun: Abu Muhammad Miftah
Penerbit: Gema Ilmu
Jumlah halaman: 72 halaman
Ukuran: 14 cm x 20,5 cm

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Kisah-kisah Berhala Musyrikin Jahiliyyah”