Berdamai dengan Yahudi, Mungkinkan kita berdamai dengan para perampok tanah air kita?

Ratap tangis bangsa Palestina seakan tak kunjung berakhir. Negara yahudi yang berdiri secara parasit di kawasan itu sejak 14 Mei 1948 membuat bangsa arab muslim tidak pernah beranjak dari kesengsaraan, kepedihan, dan penindasan. DerJudenstaat (negara yahudi) sebagaimana dikonsep tokoh mereka Dr. Theodore Hertzl terus menggergasi dengan kezaliman-kezalimannya: pencaplokan tanah, pembunuhan, pembantaian; dan yang terakhir invasi ke wilayah Libanon terus menerus dilancarkan dengan entengnya. Darah tumpah, nyawa melayang, harta benda hancur, kampung halaman tergusur, air mata tak henti mengalir, apa yang mesti dilakukan? Harus dilawan! Para pemuda pun bergerak dalam gelombang gerakan jihad intifadhah yang berapi-api! “Bom syahid” meledak di sana-sini! Bocah-bocah mati! Para pemuda mati! Orang tua mati! Darah bercucuran! Gelombang perih kaum ibu yang ditinggal mati anak-anak mereka! Tidak ada kata damai! Tidak ada perdamaian dengan yahudi! Bagaimana pula kita bisa berdamai dengan yahudi? Mungkinkah kita berdamai dengan orang yang telah merampas tanah air dan merampok bumi kelahiran kita? Di mana harga diri dan wibawa umat ini??!!

Category:

Description

Judul: Berdamai dengan Yahudi, Mungkinkan kita berdamai dengan para perampok tanah air kita?
Penulis: Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah, Syaikh Ubaid bin Abdullah bin Sulaiman Al-Jabiri
Penerbit: Maktabah Al-Manshurah
Tebal : xvi + 144 halaman
Fisik : 14 cm x 21 cm, doff, soft cover
Diskon: 20%

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Berdamai dengan Yahudi, Mungkinkan kita berdamai dengan para perampok tanah air kita?”