Manisnya Iman, Penjelasan Pohon Iman

Manisnya Iman
Bila benih keimanan mulai bersemi dalam hati
Lembut kalbu sambut panggilan ilahi
Kala iman tumbuh berkembang
Langkah sering seiring tiada terhalang, meniti hidayah memohon rahmah
Ketika iman mulai mengakar
Semangat membakar, membela sunnah tegakkan hujjah
Kini … tiba saatnya Allah menguji
Siapa yang tegar bersama iman dengan sunnah tergenggam, atau
Terperosok jurang kebinasaan bersama musuh yang merugi
Panas api fitnah dan dera musibah, luka yang meradang
Atau kerasnya badai ujian, sakitnya teraniaya serta ancaman
Marabahaya dan … sepi karena keterasingan diri
Silih berganti menghampiri coba taklukkan hati nurani
Awas, ikat kesabaran dan … yang tak ingin kalah
Jangan berkata, “lelah berarti sudah!”
Mereka yang malang,
Jiwa melayang sedang balasan telah menghadang
Yang beruntung bolehlah tersenyum
Walau hati berurai air mata,
Teriring doa … isak terbata mengharap, segera berlalulah duka ..
Saat kering kerongkongan karena dahaga
Dan sesak dada menahan segala
Buah yang ranum menghampiri, “Coba kau nikmati dan rasakan sepenuh hati”
Subhanallah … manisnya Buah Keimanan
Ternyata sanggup menyembuhkan luka … melegakan dahaga …
Menghapus air mata, bahkan … menjanjikan pahala
Tidakkah anda-pun ingin mencicipi dan menikmatinya???

Description

udul: Manisnya Iman
Judul Asli: At-Taudhih Wal Bayan Li Syajarati Al-Iman, Tafsiruhu, Wa Ushuluhu
Penulis: Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di
Penerbit: Cahaya Tauhid Press
Tebal: 132 halaman
Fisik : 14,5 cm x 20,5 cm, shrink,doff, soft cover

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Manisnya Iman, Penjelasan Pohon Iman”