Isa Al-Masih (Yesus Kristus) dalam Pandangan Islam

Sesungguhnya Islam telah berada pada posisi pertengahan dalam mendudukkan Nabi Isa ‘alaihissalam. Berada di tengah-tengah, di antara orang-orang Kristen dan orang-orang Yahudi. Orang-orang Kristen/Nashrani menganggap Nabi Isa sebagai anak Tuhan -bahkan Tuhan itu sendiri- dan menjadi salah satu bagian dari trinitas. Ini adalah sebuah sikap yang berlebih-lebihan. Adapun Yahudi, begitu merendahkan Nabi Isa ‘alaihissalam dengan tidak mengakuinya sebagai Nabi, bahkan menuduh beliau sebagai anak zina. Adapun Islam, mendudukkan Nabi Isa, sebagaimana Allah Tuhan Semesta Alam memberikan kedudukan kepada beliau sebagai hamba dan Rasul-Nya yang mulia.
Kedudukan inilah yang ingin dibahas secara panjang lebar di dalam esai ini. Dengan membawakan dalil-dalil dari kitab suci Al Qur’an, diharapkan risalah ini bisa memberikan gambaran sikap Islam terhadap kedudukan Nabi Isa ‘alaihissalam.
Adapun tentang penulis essai ini, beliau adalah Asy Syaikh DR. Rabi’ bin Hadi Al Madkhali, salah seorang ulama di kota Madinah, Kerajaan Saudi Arabia. Beliau adalah salah seorang dosen di Universitas Islam Madinah, bahkan pernah menjabat sebagai ketua jurusan hadits di sana. Kini beliau telah pensiun dan berdomisili di kota Mekah, Kerajaan Saudi Arabia.

Description

Judul: Isa Al-Masih (Yesus Kristus) dalam Pandangan Islam
Terjemah: Makanatu ‘Isa Fil Islam
Penulis : Prof. Dr. Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali
Penerbit : Maktabah Al-Huda
Ukuran : buku besar, 15,5 cm x 23 cm, soft cover, 68 hal, doff

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Isa Al-Masih (Yesus Kristus) dalam Pandangan Islam”